Kontroversi Anime Mushoku Tensei Berlanjut, Beberapa Merek China Putuskan Hubungan dengan Bilibili - Chapteria --> -->

Kontroversi Anime Mushoku Tensei Berlanjut, Beberapa Merek China Putuskan Hubungan dengan Bilibili

kontroversi-anime-mushoku-tensei-berlanjut

Beberapa merek China mengumumkan pemutusan hubungan komersial mereka dengan layanan streaming Bilibili, menuduh platform tersebut "menoleransi konten misoginis". 

Kasus yang memicu kontroversi ini kabarnya ternyata masih ada sangkut pautnya dengan penayangan anime Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation, yang sebelumnya pernah disiarkan secara streaming di Bilibili, meski pada akhirnya semua episodenya telah ditarik.

Baca juga: Tuai Kritik, Anime Mushoku Tensei Ditarik dari Bilibili

Berdasarkan informasi dari Portal Global Times, serial anime Mushoku Tensei dituduh mempolarisasi populasi di China dan beberapa orang mengkritiknya karena dianggap "melanggar nilai dan moral yang berlaku, serta tidak pantas untuk penonton di bawah umur." 

Sementara itu, menurut portal Variety, sekelompok wanita pengguna Bilibili menuduh platform tersebut "menoleransi konten misoginis dan sugestif s3ksu4l" dan memasarkannya kepada pemirsa umum. 

Bilibili diduga menutup akun banyak orang sambil mengabaikan juga pengguna yang mengkritik anime Mushoku Tensei, seperti Lex Burner.

Baca juga: Serukan Boikot Anime Mushoku Tensei, Influencer Ini Akhirnya Kena Sanksi

Di sisi lain, perusahaan lensa kontak yaitu Sigo, kosmetik merek Ukiss dan Spenny, pembalut wanita merek Sofy dan perusahaan perawatan kulit Lin Qingxuan adalah beberapa di antara merek atau brand yang telah memutuskan hubungan dengan platform tersebut. 

Pihak Sofy menyatakan melalui jejaring sosial Weibo bahwa dia "sangat menentang dan mengecam keras segala bentuk perilaku atau komentar yang menghina perempuan. Kami menghormati wanita dan merawat mereka."

Portal South China Morning Post melaporkan bahwa Bilibili membuat pernyataan berikut untuk menanggapi hal tersebut: 

"Rasa hormat adalah landasan komunitas dan prinsip pedoman dasar untuk operasi Bilibili. Ini termasuk rasa hormat untuk pengguna, pembuat konten, genre yang berbeda, berbagai kelompok kepentingan dan lingkaran sosial. Platform bermaksud untuk terus memoderasi dan menghapus konten dan "akun bermasalah" yang mencoba mengganggu tatanan yang sudah ada.

Mushoku Tensei memicu kontroversi di Bilibili ketika influencer populer Tiongkok LexBurner dan para pengikutnya menyuarakan komentar menghina terhadap serial tersebut. 

Dalam siaran langsung tanggal 1 Februari 2021, Lex Burner menyebut para penggemar anime tersebut kurang lebih sebagai "terendah dalam hierarki sosial." 

Sejak itu, video tersebut telah dihapus dari salurannya, meskipun ada rekaman audio. LexBurner meminta maaf atas komentarnya dan platform mengeluarkan pernyataan yang menginformasikan bahwa streamer telah ditangguhkan karena " komentar yang tidak pantas." Dia juga akan menghadapi tuntutan hukum karena melanggar ketentuan kontraknya dengan Bilibili.

Akhirnya, pada saat platform menyatakan bahwa episode telah dihilangkan karena "masalah teknis". Saat artikel ini ditulis, empat episode pertama masih dihapus dari platform dan episode kelima belum dipublikasikan.

Perlu disebutkan bahwa China adalah salah satu negara yang memberikan kontribusi terbesar bagi industri anime, terutama melalui streaming di Bilibili, sehingga absennya serial tersebut di China tentunya akan menjadi pukulan telak bagi produksi.

Baca juga: Latar Belakang Kisah 'Paul Greyrat' Mushoku Tensei Akan Terungkap dalam Game Terbaru

Sumber: Somos Kudasai

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel