Manga Ao no Exorcist Akan Hiatus hingga April 2022 - Chapteria --> -->

Manga Ao no Exorcist Akan Hiatus hingga April 2022

maga-ao-no-exorcist-akan-hiatus-hingga-april-2022

Berdasarkan bocoran informasi dari edisi ke-8 majalah Jump Square tahun ini, diumumkan bahwa manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh Kazue Kato bertajuk Ao no Exorcist atau dikenal juga dengan judul Blue Exorcist akan hiatus beberapa bulan hingga edisi ke-5 majalah Jump Square tahun depan yang dirilis pada April 2022 mendatang.

Pengumuman tersebut menjelaskan bahwa penulis akan menghentikan sementara publikasi manga Ao no Exorcist untuk menulis dan mengilustrasikan manga pendek lainnya, yang akan debut September mendatang di Jepang, dalam edisi ke-10 majalah Jump SQ tahun ini. Serialisasi ini akan berlangsung enam bulan (yaitu, hanya enam bab karena majalah ini rilis bulanan).

Sementara itu, Kazue Kato telah serialisasikan manga dark fantasy Ao no Exorcist di majalah  Jump Square (Jump SQ) sejak April 2009 yang lalu. Hingga artikel ini dibuat pada 30 Juni 2021, manga ini telah merilis 26 volume kompilasi, di mana volume ke-26 dirilis pada 4 Desember 2020, mencakup chapter 121-125. Di sisi lain, volume kompilasi ke-27 dijadwalkan rilis pada 2 Juli 2021.

Genre: Action, Demons, Fantasy, Shounen, Supernatural.

Sinopsis:

Dunia Ao no Exorcist terdiri dari dua dimensi, yang saling melekat sebagai cermin serta pantulannya. Yang pertama merupakan dunia material tempat di mana manusia hidup, Assiah, dan yang lainnya merupakan Gehenna, dunia setan, yang dikuasai Setan.

Awalnya, perjalanan antar dunia, atau bahkan kontak di antara mereka, cukup tidak mungkin. Akan tetapi, iblis mana pun dapat melewati dimensi Assiah melalui kepemilikan makhluk hidup di dalamnya. Walaupun begitu, dalam sejarah ada setan yang berkeliaran di antara manusia dan hanya mereka yang bisa melihat merupakan mereka yang telah melakukan kontak langsung dengan iblis dari tingkat apa pun.

Sebaliknya, ada yang disebut Exorcist, orang-orang yang berlatih untuk menghancurkan setan yang bertindak dengan cara yang merusak di Assiah. Dengan keberadaan lebih dari dua ribu tahun, kelompok ini telah memiliki beberapa cabang yang ada di seluruh dunia, yang diam-diam berada di bawah komando Vatikan sendiri dan bertindak secara rahasia kepada masyarakat.

Sumber: Twitter, Majalah Jump Square edisi ke-8 (2021).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel