Polisi Tangkap Wanita yang Mengancam Akan Membakar Wit Studio - Chapteria --> -->

Polisi Tangkap Wanita yang Mengancam Akan Membakar Wit Studio

seorang-wanita-di-jepang-ancam-akan-membakar-wit-studio

Kantor Kepolisian Musashino Tokyo melaporkan pada hari Jumat (28/5/2021) bahwa mereka telah menangkap seorang wanita berusia 25 tahun dari kota Ōsaki prefektur Miyagi dengan tuduhan menghalangi bisnis secara paksa.

Tersangka diduga mengirim email ke Wit Studio (studio yang sebelumnya pernah memproduksi anime seperti Attack on Titan, Great Pretender, Vivy -Fluorite Eye's Song-), dan mengancam akan membakar studio anime tersebut. Polisi melakukan penangkapan pada hari Rabu, dan menurut laporan polisi, wanita itu mengakui tuduhan tersebut.

Menurut polisi, wanita itu mengirim email pada 7 Mei, menulis, "Saya akan membakar markas Anda dalam satu minggu."

Semenjak itu, WIT Studio memperkuat keamanannya, yang memaksa beberapa halangan untuk bisnis sehari-hari. Polisi sedang menyelidiki apakah tersangka menderita penyakit mental dan juga mencari tahu apakah dia sebelumnya pernah mengirim email dan faks yang melecehkan ke studio sejak sekitar 2018.

Jika bicara soal ancaman kebakaran Studio, hal ini tentu mengingatkan kita kembali tentang insiden Kyoto Animation sebelumnya. Sudah hampir dua tahun sejak kebakaran Kyoto Animation pada Juli 2019 yang menewaskan 36 orang dan melukai 33 orang.

Semenjak itu juga, telah terjadi insiden ancaman pembakaran yang dilakukan terhadap studio anime dan orang-orang yang terlibat, beberapa secara eksplisit merujuk pada kebakaran Kyoto Animation. Pada Juni 2020, polisi Kyoto menangkap tersangka karena mengancam akan menusuk dan membakar sejumlah staf dan pengisi suara anime Kemono Friends.

Pada 2019, hanya empat bulan setelah kebakaran Kyoto Animation, polisi Okayama menangkap seorang pria karena memposting ancaman pembunuhan ke anime Studio Khara. Dalam kedua kasus tersebut, para tersangka tampaknya terinsiprasi dari kebakaran Kyoto Animation sebelumnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel